Kamis, 03 Januari 2013

Dwi Warna yang Masih Harus Diperjuangkan



“ Merah putih teruslah kau berkibar
   Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini
   Merah putih teruslah kau berkibar
   Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini
   Merah putih teruslah kau berkibar
   Ku akan selalu menjagamu “

     Pernahkah kalian meresapi kata demi kata lagu tersebut? Meresapi setiap makna yang coba dituturkan lewat  sebuah nyanyian. Mungkin bagi sebagian orang sang saka merah putih hanyalah bendera yang mereka hormati setiap upacara, namun adakah terbesit dalam pikiran apa yang sebenarnya ada dibalik benda yang kita hormati tersebut?
     67 tahun sudah Indonesia mengibarkan Sang Dwi Warna yang merupakan lambang pengorbanan para pejuang bangsa yang berusaha dengan gigih, saling bahu membahu dan tak pernah menyerah merebut tanah Ibu Pertiwi dari para penjajah. Kini hanya ada sisa sisa pengorbanan dan semangat yang coba dikobarkan kembali agar bangsa ini masih memiliki harga diri. Apakah yang kita hormati setiap pagi itu? Sebuah kain yang berwarna merah dan putih dikibarkan dengan iringan lagu indah nan syahdu yang membuat orang yang masih memiliki rasa cinta meneteskan air mata. Masih adakah rasa cinta  dalam setiap insan yang hidup di tanah Ibu Pertiwi ini? Masih sanggupkah para pemuda berjuang gigih untuk Indonesia ke depan? Bukan penjajah yang kejih dan suka menyiksa yang akan mereka hadapi, namun penjajah yang membuat mereka terlena dan lengah, penjajah yang membuat mereka tak dapat berbuat bahkan berkata apapun dan penjajah yang menjajah diri mereka sendiri.
    Kini Ibu mulai lengah. Lelah dan letih bersusah payah memperjuangkan sang Dwi Warna. Ada yang pergi dan ada yang datang. Kini telah datang pejuang baru, pejuang yang dengan semangat barunya harus berusaha lebih keras dari sebelumnya. Rasa cinta pada tanah surga yang indah ini dapat mengalahkan ketakutan demi ketakutan tentang apa yang akan kita hadapi pada hari esok. Bukan hanya masalah tanah yang direbut ataupun masalah rakyat yang ditindas, namun kini masalahnya untuk mengobarakan rasa cinta yang dulu para pejuang hembuskan disetiap hembusan nafasnya pada setiap pejuang baru yang akan berjuang di masa depan.
     Hai para pemuda, masihkah kau akan tetap lengah dan tak berdaya bahkan acuh dengan bangsamu ini? Maukah kau mengubah dan maukah kau melangkah sedikit lebih jauh dari biasanya? atau kau akan meninggalkan tanah yang telah memberimu sedikit kehidupan dengan airnya, udara yang kau hirup dan kekayaan alam yang kau gunakan setiap hari?. Tuhan telah menciptakan tanah ini untuk kau perjuangkan dan kau rawat, bukan untuk kau rusak bahkan kau buang. Pikirkan kembali dan coba rasakan hembusan angin saat Sang Dwi Warna berada ditiang tertinggi di bangsa Indonesiamu ini. (la)


Rabu, 02 Januari 2013

Indonesia Says "WOW!" For These


Pencapaian Membanggakan Indonesia di Tahun 2012

Indonesia patut bangga pada dan berkata “WOW” untuk para ilmuwan pribumi yang di tahun 2012 ini berprestasi membanggakan dalam keterlibatannya dalam menyumbangan temuan-temuan dalam ilmu pegetahuan. Apa saja yang berhasil mereka temukan sepanjang tahun 2012?

1.      Temuan Tata Surya Tertua
Dr. Johny Setiawan, astrofisikawan asli Indonesia dan berkarya dalam penemuannya di Max Planck Institute for Astronomi, berhasil menemukan tata surya tertua yang berusia 12,8 milyar tahun.
Tata surya ini anomali karena bintang induk planet miskin logam.
Bintang induk tata surya tersebut dinamakan HIP 11952 (Sannatana yang artinya abadi), sesuai penamaan objek dari katalog Hipparcros. Kedua planet yang mengorbit pada bintangnya dinamakan HIP 11952 b dan HIP 1152 c.
Sistem tata surya ini diperkirakan terbentuk saat galaksi Bimaskti belum terbentuk. Jarak tata surya ini hanya 375 tahun dari bumi.
“Ini sama perumpaannya dengan menemukan benda arkeologi di pekarangan rumah sendiri”, ungkap Johny (23/3/2012).


2.      Penerbangan Perdana UAV Terbesar di Asia
Pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vechile-UAV) bernama Joshapat Laboratory Large Scale Experimental Unmanned Aerial Vechile (JX-1) yang dikembangkan oleh Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, ilmuwan Indonesia yang berkarya di Jepang, merupakan UAV terbesar di Asia.
“JX-1 sementara ini terbesar di Jepang, dan mungkin Asia,” ungkap Josaphat dalam wawancara via email dengan Kompas.com (16/6/2012).
UAV ini berhasil diterbangkan perdana pada 7 Juni 2012 di Fujikawa Airfield. UAV ini nantinya akan menjadi tulang punggung riset penginderaan jauh. Malaysia dan Jepang sudah meminati teknologi ini.




3.      Ternyata Indonesia Merupakan Nenek Moyang Penduduk Madagaskar
1.200 silam, puluhan wanita Indonesia mendirikan koloni Madagaskar, ungkap para ilmuwan, Rabu (21/3/2012) dalam sebuah penelitian atas salah satu episode paling aneh dalam pengembaraan manusia.
Pulau Madagaskar 1.200 silam dihuni orang Afrika daratan utama dan juga orang Indonesia yang berkediaman 8.000 km dari sana.
Sebuah tim riset yang dipimpin Murray Cox dari Massey University Selandia Baru meneliti DNA untuk mendapatkan berbagai petunjuk untuk menjelaskan teka-teki migrasi tersenut.
Diteliti dari bahasa, penduduk Madagskar menggunakan dialek-dialek yang asal-usulnya dapat ditelusuri ke Indonesia.
Bukti lainnya tentang pemukiman orang-orang Indonesia itu beraal dari pemuan cadik, peralatan tani, alat musik, dan cara bercocok tanam.
Ada sebuah teori bahwa para wanita Indonesia yang mendirikan koloni Madagaskar, menggunakan sebuah perahu yang melakukan suatu perjalanan lintas samudera seccara kebetulan. Pemikiran itu didukung oleh simulasi pengarunga laut yang menggunakan arus samudera dan pola-pola cuaca monsoon, papar tim Cox. Bahkan semasa Perang Dunia II, bangkai kapal-kapal yang dibom dekat Sumatera dan Jawa terbawa arus hingga ke Madagaskar pula.


4.      Badak Sumatera Melahirkan Anak Jantan
Badak Sumatera di penagkaran Way Kambas Lampung, melahirkan anak jantan yang diberi nama Andatu, pada Sabtu (23/6/2012). Keberhasilan pembiakan badak Sumatera ini telah ditunggu selama 124 tahun.
“Alami dan tidak ada masalah, pagi tadi sudah menyusui, dan Alhamdulillah, ini merupakan pesta besar bagi konservasi sumber daya alam, khususnya badak, karena sangat sulit,” kata Sumarto, Kepala Pusat Informasi Kementrian Kehutanan.


5.      Fisikawan Indonesia di Balik Perburuan Partikel Tuhan
Suharyo Sumowidagdo, fisikawan Indonesia, ternyata juga terlibat dalam perburuan partikel Tuhan dalam eksperimen Large Hadron Collider (LHC) Organanisasi Eropa untuk Penelitian Nuklir (CERN).
“Saya menjadi anggota kolaborasi eksperimen CMS (Compact Muon Solenoid) setelah menyelesaikan PhD fisika partikel di Amerika Serikat, tepatnya tahun 2008,” ungkap Haryo saat dihubungi via email oleh Kompas.com pada Kamis (5/7/2012).
Hatryo ikut serta dalam pembuatan software sistem kendali bagi detektor muon (salah satu partikel penyusun materi). Detektor berada 100 meter di bawah tanah sehingga pengendalian harus dilakukan jarak jauh dengan sistem kendali. (aza)


SUMBER TERKAIT:

New Year Celebration Nowadays


Brrm.. brrm..
Tet tet….
Three.. Two… One, Happy New Year!
Begitulah suara yang ramai terdengar pada saat malam tahun baru. Jalanan tengah kota begitu ramai dan padat dengan motor motor yang sengaja dimodifikasi supaya suara yang dihasilkan knalpot motor terdengar lebih keras dan sangat ribut hingga memekakkan telinga, mbleyer, begitulah istilahnya.
Malam pergantian tahun baru memang selalu identik dengan pesta kembang api yang diadakan dibanyak wilayah kota. Riuh ramai suara kembang api bersahut - sahutan menghiasi langit malam dengan indah ketika detik detik pergantian tahun berlangsung. Kegiatan dan pemandangan yang pasti tak terlupakan untuk mengawali tahun. Juga konvoi kendaraan bermotor yang tumpah ruah di berbagai jalan. Biasanya, sebagian besar anak muda akan jalan – jalan dulu dengan kendaraan bermotornya, memutari tengah kota yang kira – kira dikunjungi oleh banyak orang, sekalian adu pertunjukkan siapa pemilik motor dengan suara knalpot motor yang paling kencang. Banyaknya sepeda motor yang berjubel dijalanan, melakukan konvoi sepeda motor bersama dari kelompok manapun sering kali membuat jalanan macet total karena bermacam aksi yang mereka lakukan.
“Yang bikin paling asik, acara konvoi ini kan cuma ada setahun sekali, jadi kita bisa luapin kesenengan dijalan sama temen – temen sampai pagi, kan nggak setiap hari bisa kaya gini. tapi kalau konvoinya urakan sih aku agak  kecewa sama orang – orang yang urakan itu, soalnya meskipun kita tujuannya senang – senang, tapi jangan melanggar peraturan juga” tutur salah satu pemuda, Bram Caesareo ketika ditanya tentang pengalamannya saat melakukan konvoi sepeda motor saat tahun baru. “Konvoi juga bisa buat lebih akrab sama teman – teman soalnya kan pasti seru rame – rame bareng, tapi kadang motor jadi suka rewel, soalnya kita kan nyetirnya pelan – pelan sambil bleyer gitu, hehe” tambahnya sembari tertawa.
Namun selain konvoi, beberapa remaja juga ada yang lebih memilih untuk merayakan malam tahun baru sembari berkumpul dengan keluarga atau teman – teman dengan kegiatan lain “Aku sih mending kumpul bareng keluarga atau temen – temen, sambil bakar – bakar jagung, bisa ngiketin tali persaudaraan juga kan.” Jawab Sabrina ketika ditanya, “Lagian menurut aku konvoi motor juga tindakan yang nggak penting, like wasting your time gitu, tapi relative juga lah, kan rata – rata orang itu konvoi untuk mendapatkan kesenangan, sedangkan kesenangan tiap orang itu juga berbeda – beda, hehehe.” jelasnya lagi.
Perayaan  pergantian tahun baru memang sayang untuk dilewatkan. Banyak orang yang merayakannya dengan caranya masing – masing, baik konvoi sepeda motor lalu melihat pesta kembang api ramai - ramai, barbeque bersama orang – orang terdekat, atau sekedar menghabiskan malam bersama keluarga di rumah sembari menikmati acara TV yang selalu menarik ketika malam tahun baru juga bisa dijadikan pilihan. So, Happy New Year guys! May this year be better than before.(ai)