Rabu, 02 Januari 2013

New Year Celebration Nowadays


Brrm.. brrm..
Tet tet….
Three.. Two… One, Happy New Year!
Begitulah suara yang ramai terdengar pada saat malam tahun baru. Jalanan tengah kota begitu ramai dan padat dengan motor motor yang sengaja dimodifikasi supaya suara yang dihasilkan knalpot motor terdengar lebih keras dan sangat ribut hingga memekakkan telinga, mbleyer, begitulah istilahnya.
Malam pergantian tahun baru memang selalu identik dengan pesta kembang api yang diadakan dibanyak wilayah kota. Riuh ramai suara kembang api bersahut - sahutan menghiasi langit malam dengan indah ketika detik detik pergantian tahun berlangsung. Kegiatan dan pemandangan yang pasti tak terlupakan untuk mengawali tahun. Juga konvoi kendaraan bermotor yang tumpah ruah di berbagai jalan. Biasanya, sebagian besar anak muda akan jalan – jalan dulu dengan kendaraan bermotornya, memutari tengah kota yang kira – kira dikunjungi oleh banyak orang, sekalian adu pertunjukkan siapa pemilik motor dengan suara knalpot motor yang paling kencang. Banyaknya sepeda motor yang berjubel dijalanan, melakukan konvoi sepeda motor bersama dari kelompok manapun sering kali membuat jalanan macet total karena bermacam aksi yang mereka lakukan.
“Yang bikin paling asik, acara konvoi ini kan cuma ada setahun sekali, jadi kita bisa luapin kesenengan dijalan sama temen – temen sampai pagi, kan nggak setiap hari bisa kaya gini. tapi kalau konvoinya urakan sih aku agak  kecewa sama orang – orang yang urakan itu, soalnya meskipun kita tujuannya senang – senang, tapi jangan melanggar peraturan juga” tutur salah satu pemuda, Bram Caesareo ketika ditanya tentang pengalamannya saat melakukan konvoi sepeda motor saat tahun baru. “Konvoi juga bisa buat lebih akrab sama teman – teman soalnya kan pasti seru rame – rame bareng, tapi kadang motor jadi suka rewel, soalnya kita kan nyetirnya pelan – pelan sambil bleyer gitu, hehe” tambahnya sembari tertawa.
Namun selain konvoi, beberapa remaja juga ada yang lebih memilih untuk merayakan malam tahun baru sembari berkumpul dengan keluarga atau teman – teman dengan kegiatan lain “Aku sih mending kumpul bareng keluarga atau temen – temen, sambil bakar – bakar jagung, bisa ngiketin tali persaudaraan juga kan.” Jawab Sabrina ketika ditanya, “Lagian menurut aku konvoi motor juga tindakan yang nggak penting, like wasting your time gitu, tapi relative juga lah, kan rata – rata orang itu konvoi untuk mendapatkan kesenangan, sedangkan kesenangan tiap orang itu juga berbeda – beda, hehehe.” jelasnya lagi.
Perayaan  pergantian tahun baru memang sayang untuk dilewatkan. Banyak orang yang merayakannya dengan caranya masing – masing, baik konvoi sepeda motor lalu melihat pesta kembang api ramai - ramai, barbeque bersama orang – orang terdekat, atau sekedar menghabiskan malam bersama keluarga di rumah sembari menikmati acara TV yang selalu menarik ketika malam tahun baru juga bisa dijadikan pilihan. So, Happy New Year guys! May this year be better than before.(ai)

Senin, 24 Desember 2012

DIBALIK BALUTAN ABAYA HITAM, TERDAPAT KEMEWAHAN TIADA TARA


Judul diatas mungkin menimbulkan tanda tanya bagi orang yang membacanya. Sesungguhnya sayapun melewati proses itu. Untuk merangkai kata-kata tersebut menjadi sebuah judul yang dapat dipahami dengan mudah, saya melewati proses bertahap. Mudah-mudahan tulisan dibawah dapat mewakili judul diatas.
 Bagi sebagian besar orang di Indonesia, pemakai abaya hitam yang menutupi tubuhnya dari ujung kepala hingga ujung kaki, selalu dikaitkan dengan penganut aliran ekstrem. Persepsi ini muncul karena abaya hitam secara kontras kelihatan berbeda dengan cara berpakaian orang Indonesia lain pada umumnya. Mereka, para pemakai abaya hitam itu  selalu dianggap eksklusif, baik dari cara berpakaian maupun kehidupan mereka. Saya termasuk orang yang sedikit banyak terpengaruh oleh persepsi itu.
Persepsi saya berubah ketika saya berlibur ke Riyadh ibukota negara Saudi Arabia. Di negara ini, abaya hitam menjadi norma yang wajib dipakai sehari-hari oleh para wanita Arab di negara itu. Warna lain menjadi terlihat asing , seperti yang saya alami. Kerudung berwarna yang saya pakai mengundang pandangan semua mata kesaya. Belakangan saya tahu alasannya, karena saya berbeda dengan norma berpakaian mereka.
 Di kota ini, abaya berwarna hitam tidak cuma sekedar abaya, tetapi abaya berwarna hitam dengan jilbab yang juga berwarna hitam adalah dress code yang umum dipakai oleh para wanita di setiap lapisan masyarakat. Siapapun mereka. Tidak ada batas dan perbedaan, karena semua wanita wajib memakai abaya setiap keluar rumah dan ketika pergi ke tempat umum. Kesan eksklusif seperti yang saya lihat dan rasakan ketika di Indonesia terhadap pemakai abaya menjadi pudar. Jika di Indonesia, memakai abaya hitam adalah suatu pilihan pribadi, di Saudi Arabia memakai abaya hitam adalah kewajiban yang diatur lewat kebijakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
. Lalu apakah abaya berpengaruh terhadap gerak dan gaul para wanita Arab ini? Saya berhasil mengamatinya lewat kunjungan-kunjungan saya ke beberapa tempat umum dikota itu terutama di mal. Kehidupan di kota Riyadh sendiri baru mulai sehabis shalat Isya. Pagi hari hingga sore hari, Riyadh seperti kota mati, jalanan sepi, pertokoan banyak yang tutup layaknya kota tanpa penghuni. Akan tetapi saat malam hari menyapa, jalanan di pusat kota Riyadh ramai seramai jalanan Jakarta setiap waktu. Pusat keramaian dan tujuan utama penduduk Riyadh adalah mal untuk pasar atas (upscale) yang didisain cantik dan luas. Saya pergi ke salah satu mal di Riyadh, Panorama Mall. Saya ingat ada satu saat dimana ketika saya tiba di pusat perbelanjaan itu mata saya serasa berada di tempat yang suram. Mengapa demikian? Dikarenakan, sejauh mata memandang, yang saya lihat hanya para perempuan yang semuanya mengenakan abaya hitam. Diantara para pemakai abaya hitam , saya juga banyak melihat para wanita Arab yang menggunakan cadar hitam. Sehingga jika dilihat-lihat secara keseluruhan, para wanita ini seperti membawa selubung hitam yang dapat berjalan. Kesuraman warna hitam yang dibawa oleh para wanita tersebut tidak dapat dikalahkan oleh cahaya lampu toko-toko brand international yang saling berkompetisi menjual produknya. Menariknya, bagi saya yaitu, para wanita Arab berselimut hitam ini, hilir mudik di mal besar tersebut dengan tas-tas belanja bertanda merek terkenal yang terdapat di mal itu.
Tangan mereka di kiri kanan penuh dengan tas belanja besar kecil bertanda kemewahan. Saya tertegun menyaksikan gaya belanja mereka. Mereka terlihat seperti histeris akan belanja. Maksudnya histeris akan belanja yaitu kelihatannya tingkat konsumsi mereka untuk berbelanja dan daya beli mereka sangat tinggi. Seringkali saya melihat para ibu dimana tangan yang satu digunakan untuk menggandeng anaknya, sedangkan tangan yang lain digunakan untuk membawa berbagai belanjaan dari berbagi macam brand. Mereka membeli berbagai macam brand seperti Michael Kors, Zara, Tods dan Bath and Beyond dll. Tidak jarang juga sang anak ikut membantu ibunya membawa belanjaan tersebut. Ini adalah satu hal yang berbeda yang saya temukan disini. Jika di Indonesia pemakai abaya hitam terlihat sangat sederhana dan tampil seadanya, disini mereka adalah orang-orang yang dapat berbelanja berbagai produk dengan brand internasional terkenal. Saya lantas bertanya-tanya dalam hati, “apakah mereka membeli baju bukan abaya, dan jika iya dan pasti iya, pada kesempatan kapan mereka akan memakai baju non abaya yang branded itu?”
Pertanyaan saya itu terjawab dengan sendirinya ketika saya pergi ke mal bernama Kingdom Tower. Mal ini dipenuhi oleh berbagai macam toko berkelas internasional yang jauh lebih banyak dibanding mal sebelumnya, dengan target pembeli yang jauh lebih high class. Salah satu keunikan di Kingdom Tower mal  tersebut adalah terdapat ladies floor yang khusus untuk. wanita. Lantai tersebut dijaga oleh satpam dan hanya perempuan yang boleh menikmati lantai tersebut. Didorong oleh rasa ingin tahu, saya naik ke ladies floor tersebut. Pemandangan di lantai itu membuat saya terkaget-kaget. Lantai itu dipenuhi oleh para wanita yang sudah tidak lagi berbalut abaya hitam seperti ketika mereka berada di lantai bawah yang non ladies floor. Mereka tidak lagi mengenaikan abaya, sekarang mereka memakai baju-baju modis seperti layaknya baju baju lain yang non abaya. Model dan warnanya pun bermacam-macam, jauh dari warna abaya hitam yang monoton.
            Jadi ini jawabannya. Para wanita ini membeli baju branded untuk dikenakan pada saat mereka mengadakan acara antar sesama wanita, sehingga mereka pun juga ingin membanggakan pakaian yang mereka kenakan. Pasti mereka juga mengenakannya dirumah ketika mereka berhadapan dengan muhrim mereka. Keluar rumah mereka kembali mengenakan abaya hitam yang seolah menjadi seragam bersama. Jadi saya tahu sekarang, bahwa di balik abaya hitam yang dikenakan oleh para wanita di Arab, terdapat baju-baju modis  bermerek internasional yang up to date. Di balik balutan abaya hitam seorang perempuan Arab ternyata, terdapat kemewahan tiada tara.(fbi)

Behind The Scene of Nouveau


Acara yang keren, semua ada di tangan panitianya. Keberhasilan dan kesuksesan dari nouveau tidak lepas dari kontrol dan kerja dari panitinya yang sangat keras dan penuh keseriusan. Banyak hal yang dilalui panitia dalam menyukseskan acara ini hingga pada puncaknya yaitu pada tanggal 21 Desember 2012 acara ini berjalan dengan keren. Panitia bukan hanya dari kelas 12 dan kelas 11 tetapi juga ada dari kelas 10 yang mayoritas belum pernah mengikuti kepanitiaan dan terjun langsung dalam acara seperti nouveau ini.
Dalam segala kegiatan yang kita lakukan selalu ada suka dukanya. Sama seperti yang dialami panitia nouveau yang berjumlah 180 orang yang terbagi menjadi 12 sie dalam menjalankan tugas mereka. Banyak kendala yang mereka lalui, tetapi juga banyak hal indah yang mereka dapatkan.
“Menjadi panitia itu asik, nambah pengalaman, kompak, tanggung jawab, dan banyak lagi, kalau dukanya, hanya menikmati acara sebentar. Senang kerja sama dengan panitia yang lain dan hasilnya tidak sia-sia, keren dan sukses. Saranku, kalau bisa indoor lebih enak tetapi overall udah kece banget,” tutur Qorri’ Aina salah satu sie sekret dari nouveau saat diwawancarai perihal nouveau. “Susah cari tanda tangan dan saat acara banyak kecolongan rokok. Kalo liat hasil kemarin ya bagus soalnya tidak ada yang anarkis. Suka jadi panitiaya seperti ada ikatan satu sie gitu susah moveon, dukanya bayarnya banyak,” tutur Dinda AP dari sie kamzin seraya tertawa saat dimintai keterangan seputar acara ini dan berharap banyak kejutan untuk acara tahun depan.
“Masalah kendala, susah ngomong ama manager perusahaan yang cerewet apalagi kejam, sering ketemu donator yang mukanya tidak enak dilihat atau gak ikhlas,” jawab Imelda F, sie dana nouveau. Berbeda lagi kendalanya bagi salah satu sie humas, Aldo LMP, yang mengatakan bahwa kendalanya tidak terlalu besar yaitu canggung saat sosialisasi dengan orang lain.
“Sukanya, menambah pengalaman, teman, cerita, aktifitas, dan bertemu dengan artis. Dukanya, kalau ada kesalahan dengan peserta lomba yang kena marah duluan ya sie acara. Kendalanya kurang on time, susah koordinasi masalah waktu. Acaranya sukses yang pasti puas sekali,” tutur Farah Sofia T dari sie acara. Pendapat yang sama juga diutarakan oleh Nasrul H dari sie acara tentang kendala yaitu pengisi acara telat dan ada beberapa miskom. Harapan dari sie acara ini ialah tahun depan dapat lebih baik dan lebih mengejar untuk menjadi acara yang sempurna.(aid)

Minggu, 23 Desember 2012

Cereal 2k12 Epic Ending part 2

        Tanpa terasa empat hari telah berlalu, the Epic Ending pun harus sampai kepada endingnya berbagai perlombaan pun telah menemukan pemenangnya masing masing antara lain Futsal yang dimenangkan oleh XII IA 3 setelah mengalahkan XII IA 4 lewat drama adu penalty lalu di perlombaan Voli lagi lagi XII IA 3 memenangkan pertandingan setelah mengalahkan XI IA 5 di babak final sementara di perlombaan PES XII IA 6 masih menunjukan keperkasaannya sebagai juara bertahan dengan menundukan SOS dengan skor 1-0 kebalikannya di perlombaan Cosplay SOS menjadi juara dengan model cantiknya yang memikat hati juri. hasil ini menuai berbagai protes dari pendukung kelas lainnya yang menilai juri tidak adil karena hanya melihat  dari kecantikan modelnya bukan dari kostumnya bahkan para juri sempat mengajak para model untuk berdansa bersama saat lomba berlangsung yang disambut teriakan 'huuuu' dari para penonton bahkan ada salah satu penonton yang menyeletuk "pak ingat istri dirumah pak" saat melihat aksi juri.
para peserta lomba yang kalah dalam cereal tahun ini mengaku tidak berlarut dalam kesedihan, "ya rasa kecewa si ada tapi akan kami balas di Cemol nanti" seperti kata salah seorang supporter dari Gen 4
sementara itu peserta lomba akustik masih harus menahan nafas karena pemenang dari lomba akustik masih akan diumumkan setelah liburan panjang

      Selain itu kepanitiaan Cereal 2012 masih banyak kekurangan seperti yang dikatakan oleh Muhammad Ihsan P dari kelas X 4 selaku sie olahraga dalam Cereal tahun ini "ya saya merasa panitia Cereal tahun ini banyak kekurangan salah satunya koordinasi antar korbid dengan anggotanya kurang dan waktu yang molor dari yang ditentukan" untuk masalah waktu memang dapat dilihat saat Cereal ini berlangsung.banyak pertandingan yang molor dari waktu yang ditentukan selain itu banyak jadwal pertandingan yang bentrok dengan pertandingan lainnya sehingga peserta harus menunggu sampai pertandingan satunya selesai yang menyebabkan waktu molor dari semestinya selain itu tampak pihak panitia kekurangan wasit untuk mengawasi setiap pertandingan ada saat dimana pertandingan Voli harus ditunda karena menunggu wasitnya selesai mengawasi pertandingan lainnya.
Tetapi selain hal diatas Cereal tahun ini relatif lancar dan sebagaimana mestinya yakni sebagai ajang refreshing dan tempat smalane menjalin kerjasama dan semangat kompetisi yang sehat. (aw)

Rabu, 19 Desember 2012

Cereal 2k12 Epic Ending part 1

Pengumuman lewat  : we are back setelah melewati pergantian atau regenerasi akhirnya kami joer v selaku admin dari blog ini akan kembali mengepost di blog ini secara rutin tiap 1 minggu dua kali (insyaallah)
      Yak kembali ke topik utama,setelah berjuang bersusah payah melewati UAS dan pekan remidi (juga tugas tugasnya yang wow) akhirnya smalane sekalian bertemu lagi dengan tradisi rutin setiap akhir semester ganjil yakni Cereal.

     Cereal tahun ini mengambil tema epic ending, "ya setelah sampai di penghujung semester kita pasti ingin pentup yang epic kan makanya tema dari cereal kali ini adalah epic ending" ujar Brian Patrianoki dari XI IA 1 selaku panitia. selain itu kenapa lambang cereal tahun ini kepala sapi ? "ya cereal itu kan sarapan yang identik dengan susu jadi kita ambil lambang kepala sapi sebagai penggambaran dari sereal yang ngga enak kalo tanpa susu seperti Cereal yang gak akan pas tanpa smalane sekalian" imbuhnya.
Pelepasan balon menadai resmi dibukanya Cereal 2k12
    Senin kemarin (17/12) merupakan peresmian pembukaan Cereal 2012. seluruh kelas di smala dikumpulkan menjadi satu di lapangan tengah untuk memeriahkan pembukaan Cereal 2012 dan dengan diiringi pelepasan balon berwarna warni dan tembakan confetti Cereal 2012 resmi dibuka.

   Cereal tahun ini akan dimeriahkan berbagai lomba antara lain : futsal (antar kelas),voli (antar kelas) PES(antar kelas),basket (Gen),Cosplay (antar kelas),menghias kue (Gen),estafet (Gen),akustik (Gen).

   Ya semoga saja Cereal tahun ini menjadi meriah dan membuat smalane sekalian senang sebelum sport jantung di hari Sabtu saat pengambilan rapor.  (aw)
 

Kamis, 01 November 2012


TRANSISI

Dikarenakan kesibukan dan perubahan yang tidak terduga, kami selaku anggota Joer-V SMAN 5 Surabaya mohon maaf sebesar-besarnya pada pembaca terutama Smalane atas kurangnya update yang kami berikan akhir-akhir ini.

We'll be back soon!

Selasa, 05 Juni 2012

"Inter Arma Caritas, Pararela!"


Tidak asing kan dengan jargon barusan? Ya, itu adalah jargon dari sebuah SS di SMAN 5 Surabaya, yaitu Pararela. PMR-nya Smala ini termasuk salah satu SS yang super sibuk lho!
Katanya nih, dulu Pararela memiliki ruang sekretariat sendiri di ruang yang sekarang digunakan untuk studio musik. Tak berapa lama, sekretariat Pararela pindah ke Galeri. Bingung kan? Jadi dulu Galeri tidak digunakan sebagai jalan umum atau jalan yang menjadi penghubung antara Smala bagian tengah dengan Smala  bagian utara. Ruang Galeri itulah yang digunakan Pararela untuk melakukan segala aktivitas kesekretariatan.  Tapi sekitar dua tahun lalu para Pararelis—sebutan untuk anggota Pararela Smala-- harus legowo karena sekolah memutuskan untuk memindahkan sekretariat mereka pindah ke Sekos, menjadi satu dengan OSIS dan  juga Joer-V.  Walaupun sedikit kecewa, para Pararelis mencoba untuk menerima hal tersebut dengan lapang dada.
Stiker donor darah Pararela (dsp)
SS yang diketuai oleh Fildzah Aulia (XI IA-1) ini sangat berperan aktif dalam lomba-lomba yang diadakan berbagai pihak, termasuk JIMBARA. JIMBARA adalah lomba PMR besar yang diadakan oleh Pemkot Surabaya. Event 2 tahunan ini melombakan sedikitnya 20 jenis lomba, mulai dari Putra Putri Forpis –loba model sejenis Putri Indonesia—sampai Mading 3D. salah satu yang unik adalah lomba Paduan Suara. Tak mau kalah dengan anggota PSGS (Paduan Suara Gita Smala), anggota Paralela juga mampu mengikuti lomba paduan suara JIMBARA tersebut jika mereka berminat menyalurkan bakat mereka di bidang tarik suara. Namun tak hanya mengikuti lomba eksternal, Paralela juga memiliki lomba internal yang ditujukan untuk para Pararelis. Nama lomba tersebut adalah Red Day. Tujuannya tentu untuk mengadu skill PMR antar Pararelis itu sendiri.
Mading SS Pararela (dsp)
Pantas saja Pararela disebut-sebut sebagai SS yang sibuk. Bagaimana tidak? Mereka memiliki 5 jenis latian, yaitu latian rutin, kreatif, fisik, intensif dan gabungan. Ada juga berbagai jadwal pengkaderan, seperti Pra-Diklat, Diklat, Pemantapan, dan lain-lain. Itu belum termasuk event-event yang mereka adakan. Sudah tidak asing kan dengan donor darah dan baksos? Itulah contoh event yang dimotori oleh Paralela. Ada yang berbeda, donor darah yang diadakan oleh Paralela untuk Smalane ini dilanksanakan 2 tahun sekali. Berbeda dengan kebanyakan sekolah lain yang hanya sekali setahun. Tak heran jika kita sering melihat para Paralelis tidak kunjung pulang ketika jam sekolah berakhir, tapi malah berkumpul untuk merundingkan hal-hal tersebut.
Mengenai prestasi? Wah jangan ditanya. Juara daur ulang, Cerdas Cermat, Pertolongan Pertama, Perawatan Keluarga  sering disabet oleh Pararela. Salah satu dari yang terhebat adalah mereka pernah meraih Juara 4 dan 6 Penyuluhan se-Jawa Timur!
Menurut Vicky Wijaya, salah satu Pararelis dari kelas X-9, jika mengikuti SS Pararela maka kita akan mendapatkan manfaat yang besar. Apalagi untuk mereka yang ingin sekali menjadi dokter. Karena materi yang diajarkan Pararela mirip dengan materi perkuliahan kedokteran. Hal tersebut diungkapkan salah satu alumni SMAN 5 yang kini menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran UNAIR . Ada yang tertarik? (dnf/chr)

Notes yang dibuat Pararela sebagai PMR SMAN 5 Surabaya (dsp)